Cak Par dan Kang Kotip keliling Ekraf

Kali ini Cak Par dan Kang Kotip mengunjungi ekonomi kreatif yang berada di Desa Mengok Kec. Pujer untuk melihat secara langsung proses dari pembuatan kreasi kostum dengan berbagai model mulai dari kostum karnaval, fashion, dan juga property dan aksesori dekorasi pernikahan. Kostum yang diproduksi oleh Oonk Team Production ini tidak hanya menyediakan untuk orang dewasa saja tetapi juga menyediakan kostum untuk anak-anak.

Baca:

Usaha yang diritis sejak tahun 2014 ini selaras dengan dengan konsep ekonomi kreatif yang mana dalam hal ini sumber daya manusia sebagai sebagai faktor produksi yang utama. Dalam pemasaran sendiri Oonk Team Production mengunakan konsep digital marketing dengan menggunakan media sosial sebagai basis pemasaran dengan memanfaatkan instagram dan facebook selain itu juga tersedia di E-commerce Shoppe. Produk dari Oonk Team Production ini pernah dibeli dan digunakan disuatu pertunjukan di Singapura.

Selain mengunjungi Desa Mengok Cak Par dan Kang Kotip sempat juga mengunjungi Desa Jurang Sapi Kec. Tapen. Disana mereka mengunjungi salah satu ekonomi kreatif yang memproduksi olahan tape yang di produksi oleh Kedai Santri dengan Brand Fooddaily. Produk makanan tradisonal menjadi konsep dari Fooddaily. Tape Kriuk, Rengginang, Rambak Pisang dan Lempeng Mini adalah produk andalan yang sudah dipasarkan di media sosial IG dan FB juga E-commerce Shoppe. Selain itu juga tersedia di semua outlet Alfamart di Bondowoso.

Hanya saja dimasa pandemi ini ekonomi kreatif harus menelan “pil pahit” karena tidak sedikit dari mereka terpaksa gulung tikar akibat sulit untuk bertahan, Untuk bertahan dan tumbuh di tengah pandemi Covid-19, pelaku usaha kratif dituntut beradaptasi. Sesuai dengan arahan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyambapaikan kepada para pelaku usaha untuk dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam memanfaatkan platform digital.

Baca : Kunjungan Tim Ahli Badan Pengelola Ijen Geopark Provinsi Jawa Timur