Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka Pengembangan Potensi dan Kegiatan Wisata di Desa Kalianyar Kecamatan Ijen (DTW Wana Wisata Kawah Wurung,DTW Kolam Air Panas Blawan, Paltuding, dan Air Terjun Gentongan). Rakor digelar pada hari Rabu (08/07/2020) dan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kalianyar-Kecamatan Ijen di Kantor Desa dengan menghadirkan segenap Pemangku Otoritas Kewenangan Wilayah; Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso yang dihadiri oleh Kepala Bidang Pariwisata (Kabidpar); Arif Setyo Raharjo, SST.Par., M.Si., beserta Jajaran Staf, Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bondowoso, Polsek Sempol, Koramil Ijen, seluruh unsur terkait dari perwakilan Organisasi dan Komunitas Sektor; Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta masyarakat setempat.
“Tujuan Rakor pada hari ini adalah upaya pengembangan Desa terkait kegiatan pengelolaan potensi wisata dan kegiatan kepariwisataan dengan optimalisasi Sumber Daya Masyarakat (SDM) agar berjalan dengan berbasis peraturan yang berlaku dengan tidak menyalahi aturan, penyelarasan visi misi antar pemangku kewenangan serta pencerahan bagi masyarakat terkait optimalisasi kegiatan kepariwisataan yang ada di Desa Kalianyar-Kecamatan Ijen”,ungkap Muhammad Fauzi; Pimpinan Desa Kalianyar dalam pembukaan Rakor.
Selanjutnya, Kabidpar Disparpora dalam paparannya perihal Kepariwisataan di Kecamatan Ijen yang tertuang dalam Rancangan Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten (RIPPARKAB) Bondowoso pada Peraturan Daerah (Perda No. 3 Tahun 2019), menjelaskan mengenai Zonasi Pariwisata Kabupaten dan Tata Kelola Destinasi Wisata. Terdapat sejumlah 34 titik Daya Tarik Wisata (DTW) yang berskala Destinasi Pariwisata Kabupaten (DPK) pada Zona Utama Kawasan Kepariwisataan Kab.Bondowoso yang terbagi menjadi 4 Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten (KSPK),diantaranya; KSPK Ijen Raung Geopark (12 DPK), KSPK Solor (11 DPK), KSPK Argopuro (7 DPK), KSPK Megalitikum dan Sejarah (4 DPK). Dalam hal ini, baik dari segi kewenangan yang mengatur dan sistem pengelolaan destinasi wisata yang terletak di Desa Kalianyar-Kecamatan Ijen termasuk dalam Zonasi KSPK Ijen Raung Geopark dengan menyesuaikan Skema Tata Kelola Destinasi Wisatanya.
Selain paparan mengenai RIPPARKAB Bondowoso, Kabidpar Disparpora mengapreasiasi aktivitas salah satu salah satu warga Desa Kalianyar; Budi Hartono dengan rutinitasnya di Ladang Sayur Pembibitan Benih Sawi yang memikat hati berlatarkan Pesona Keindahan Kawah Wurung yang Eksotis. Kabidpar menyatakan, “Terkait Ladang Sawi yang dikelola Pak Budi bersama pihak Perhutani selaku otoritas lahan, menjadi suatu upaya inovasi kreatif memasarkan wisata atau promosi karena mampu memikat minat kunjung wisatawan ke Destinasi Pariwisata Wana Wisata Kawah Wurung dan Destinasi Wisata sekitar lainnya dan akan berproses melalui langkah awal koordinasi terkait pengembangan potensi ini.”
Selanjutnya, dipenghujung Rakor, para pihak membahas program pengembangan wisata berkelanjutan dengan berbagai upaya, termasuk Regenerasi dan Revitalisasi SDM terkait, penambahan sarana prasarana wisata, dan evaluasi berkelanjutan berbagai aspek secara intensif agar Implementasi Program Pariwisata dengan keberlanjutan aspek potensial lainnya saat ini dan di tahun mendatang menjadi lebih maju, lebih meningkat, lebih tertib dan berjalan sesuai alur ketetapan regulasi. Dengan demikian, visi misi bersama akan menjadi terwujud ketika semua pihak guyub dan asih dalam wujud Integrasi. “Purposively,it makes everybody happy”, tambah Kabidpar Disparpora.